Sebenarnya sih
aku belum punya buku yang ini, jadi tolong beliiin dooong... (bercanda deng
xixi). Karena saya belum punya yang ini jadi aku mencari sinopsis buku ini ke
penjuru dunia (canda, canda). Iya aku nyari ke berbagai sumber. Mau tau? Di bilangin
bukunya Enid Blyton itu keren bangeeet. Makannya aku susah nyari buku ini karena
buku ini seri pertama. Udah ku cari di toko buku ternama (aseeek) aku udah ke
Jakarta segala nyari ini loooh serius. Gak ketemu-ketemu kan. Terus kata ibuku
itu kan buku yang udah lama bangeeet keluarnya, mungkin ada di pasar buku bekas.
Akhirnya ku cari di pasar buku bekas terdekat, dan gak ketemu-ketemu juga. Okeeeh
selesai curhatnya.
Langsung aja
nih kalo penasaran, tapi sinopsisnya aja yaaa..
Julian, Anne, dan Dick adalah
kakak-beradik. Suatu hari mereka ingin bertamasya ke Polseat, tetapi karena
penginapan di sana semua penuh maka ayah mereka berpendapat supaya ke rumah
Paman Quentin. Ayah mereka menelpon Bibi Fanny (istri Paman Quentin) dan ternyata
Bibi Fanny mau menerima Julian, Anne, dan Dick tingal bersama keluarganya. 7
hari kemudian mereka berangkat. Sesampainya disana mereka tidak melihat
Georgina sepupu mereka (anak Bibi Fanny dan Paman Quenty). Setelah makan malam
orang tua mereka langsung pergi.
Setelah beberapa lama mereka semua tertidur. Julian dan Dick berbeda kamar
dengan Anne tapi Anne tidak sendiri karena ia sekamar dengan Georgina. Namun
Georgina belum pulang. Baru saat Anne tertidur pulas ia datang. Ternyata
Georegina penampilannya seperti laki laki. Mereka kemudian berbicara dan
Georgina ternyata tidak suka di panggil Georgina tetapi ia suka di panggil
George. Saat bangun Bibi Fanny menyuruh Goerge untuk menemani para sepupunya
itu namun ia tidak mau. Tetapi akhirnya ia mau karena disuruh ayahnya. Akhirnya
George menami mereka ke pantai. Dan disana ia mangatakan bahwa ia punya pulau
sendiri bernama pulau Kirrin.
Ia lalu bercerita tentang pulau itu dan kapal yang karam didekat pulaunya itu.
Dan ia juga bercerita tentang Tim dan memperlihatkan Tim kepada mereka.
Dan ternyata Tim adalah seekor anjing
yang George titipkan kepada Alf seorang anak nelayan dengan membayar semua uang
sakunya karena ia tidak boleh memelihara Tim. Setelah itu mereka mendengar
suara denting lonceng tukang es Julian pun membeli empat es krim untuk mereka
semua. Merekapun menjadi sahabat dan berteman. Dan George mau mengajak mereka
ke pulaunya.
Paginya mereka pun bermain dilaut. Setelah bermain mereka pun makan makanan
yang sudah disiapkan Bibi Fanny. Saat makan mereka bercerita kepada bibi Fanny
apa yang terjadi kecuali bagian Tim. Tetapi hampir saja Anne mengatakan Tim,
tetapi karena George menendang kaki Anne. George pun disuruh oleh bibi Fanny
supaya tidak ikut makan malam. Karena kasihan Anne pun mendatangi George dan
meminta maaf. Dan merekapun bermaafan. Keesokan harinya mereka berangkat. Dan
perahunya sudah disiapkan oleh Alf. Mereka pun berangkat dan Gorege yang
mendayung.dan setelah itu diganti Julian. Mereka mengitari Pulau Kirrin. Dan
saat angin menjadi ribut Anne melihat sebuah kapal karam di bawah air. George
dan Julian pun menyelam melihat kapal tersebut. Setelah itu mereka pulang dan
malamnya mereka tidur pulas.
Pagi harinya Bibi Fanny mengajak mereka semua piknik dan setelah beberapa hari
merka pergi kepulau Kirrin. Tetapi sebelum kepulau Kirrin George sudah
menjelaskan bahwa sebentar lagi akan badai. Tetapi para sepupunya bersikeras
tetap ingin pergi. Merekapun pergi dan tak lupa mereka juga mengajak tim.
Setelah sampai disana mereka melihat-lihat puing-puing puri.
Tiba-tiba badai datang merekapun berteduh di bawah kamar puri yang belum
hancur. Karena kedinginan Julian pun mengambil beberapa ranting dari dekat
sarang burung gagak. Setelah api menyala merekapun bergantian mencari ranting.
Badaipun semakin ganas. Merekapun takut tapi mereka tetap bercakap-cakapan.
Setelah badai mereda mereka keluar dan terlihat ada sebuah kapal karam di
pantai ternayata itu kapal yang kemarin terseret ombak saat badai.
Setelah melihat ada kapal karam mereka lansung mau memeriksanya. Tetapi
George melarangnya karena masih berbahaya. Karena Kapal tersebut masih bisa
terkena ombak dan jika terkena ombak yang besar mungkin kapalnya akan
terguling. Karena hal itu merekapun langsung pulang. Sesampainya dirumah
merekapun langsung makan. Mereka pun saat makan berbincang-bincang dan saat
makan Anne hampir bercerita tentang kapal dan tim lagi. Setelah makan keempat
bersaudara itu bermain kapal karam. Tetapi karena terlalu berisik mereka malah
jdi dimarahi oleh ayah Goerge. Setelah ayah Goerge pergi mereka langsung lebih
tenang dan mereka merencanakan untuk melihat kapal besok.
Keesokan harinya mereka menuju pulau Kirrin dan memeriksa kapal karam
tersebut. Ternyata setelah lama mencari mereka dapat menemukan sebuah peti kayu
yang ada di sebuah almari. Setelah mendapatkan kotak tersebut mereka membawanya
keluar. Saat keluar mereka melihat banyak perahu nelayan yang melhat kapal
karam tersebut. Walau pun tidak terlalu dekat George tetap marah dan berteriak
supaya para nelayan itu menyingkir. Setalah itu mereka pulang dan ternyata ayah
george sudah menunggu untuk memarahi mereka karena terlambat pulang. Peti yang
ditemukan tadi disembunyikan di bawah tempat tidur yang digunakan Julian dan
Dick. Dan mereka mengembalikan Tim ke Alf.
Pagi harinya mereka mencoba membuka peti tersebut. Tetapi usaha mereka
selalu gagal akhirnya mereka menjatuhkan peti itu dari lantai dua. Dan peti
tersebutpun terbuka, namun karena itu terlalu berisik akhirnya ayah George
dating dan mengambil peti tersebut. Mereka kecewa, tetapi mereka tidak
kehabisan akal. Mereka akhirnya mengambil peti tersebut saat dia tidur dan
ternyata saat mereka buka peti tersebut mereka menemukan sebuah peta yang
bertuliskan INGOTS artinya emas batangan. Lalu Julian menjiplak peta tersebut
dan mengembalikan peti dan peta tersebut kekamar ayah George.
Pagi hari di surat kabar banyak sekali yang mengabarkan tentang kapal karam
tersebut. Dan ternyata ayah George sudah menjual Peti tersebut ke orang lain
dan George curiga orang itu tau tentang harta tersebuat. Dan ternyata orang itu
juga mau membeli pulau Kirrin.
Paginya mereka berangkat ke pulau kirrin tetapi sebelum kesana mereka sudah
mempersiapkan semuanya dan tidak lupa membawa tim karena mereka ingin bermalam
disana.dan saat berangkat peta mereka jatuh kelaut untung peta tersebut
langsung diambil dan masih bisa dibaca. Setalah sampai kepulau mereka melihat
peta dan menuju tempat yang ditunjukan oleh peta tersebut. Dan sesampainya
disana mereka menggali karena lantai tempat tersebut dipenuhi dengan tanah. Dan
mereka menemukan sebuat batu yang bisa ditarik. Mereka pun menariknya dan
ternyata ada sebuah ruangan dibawah tanah. Merekapun masuk ke dalam ruangan
tersebut. Dan mereka menemukan sebuah pintu kayu.
Merekapun lansung mendorong pintu kayu tersebut. Tetapi tidak bisa dan
akhirnya mereka menggunakan kapak. Julian lalu usul mengunakan kapak dan
merekapun kembali untuk mengambil kapak. Tetapi sesampainya diluar ternyata
sudah malam dan mereka tidak ingin pergi kesana. Merekapun bermalam dipulau
tersebut. Saat paginya. Mereka mencoba membuka pintu tersebut dengan kapak.
Saat pintu tersebut di pukul dengan kapak serpihan kayunya mengenai Dick dan
Julianpun menyuruh Anne dan Dick ke atas untuk mengobati luka Dick. George dan
Julian mencoba membukanya lagi dan pintu tersebut terbuka.
Mereka sangat senang dan akhirnya mereka memanggil Anne dan Dick tetapi
saat mereka panggil yang dating ternyata Jake penjahat dan temannya. Kedua
penjahat itu mengurung mereka di ruangan tersebut dan meninggalkan George dan
Julian diruangan tersebut untuk memangil teman-teman mereka. George menulis
surat dan menyuruh Tim menyampaikannya kepada Dick dan Anne diatas. Setelah tim
memberikan surat tersebuat Anne dan Dick melihat di pantai ternate ada sebauh
perahu motor dan mereka menyadari bahwa ada orang lain di pulai Kirrin dan pati
oaring itu adalah orang yang mau membeli pulau Kirrin.
Setelah itu Dick mengajak Anne ke tempat mereka bermalam. Dick memutuskan
untuk menyelamatkan Julian dan George dengan turun ke bawah melewati sebuah
sumur tua. Dan sesampainya disana ia memanggil George dan Julian mereka
menjawab. Dan akhirnya Dick tau bahwa kedua saudaranya ada di dalam ruangan
tersebut.
Dick lalu mengeluarkan mereka. Setelah keluar dick mengajak desua
saudaranya itu keatas melewati sumur yang tadi ia lalui. Setelah mereka berada
di luar. Dan ternyata di luar Anne sudah menunggu. Saat mereka berkumpul mereka
merencanakan ingin menjebak penjahat-penjahat tersebut di ruang harta. Dan Dick
yang mau mengunci mereka. Tetapi semua itu tidak terjadi sesuai rencana.
Setelah Dick menguncinya ternyata pintu itu jebol karena didorong para
penjahat. Dick kemudian lari dan keluar melewati sumur. Saudara-saudaranya
sudah menunggu. Dan mereka lari ke kapal para penjahat dan mengambil dayung
merega. George menghancurkan perahu penjahat supaya para penjahat tidak bisa
lari. Setelah itu merekapun lari.
Sesampainya di pondok Kirrin mereka menceritakan semua yang terjadi pada
Bibi Fanny dan Paman Quentin. Setelah Bibi Fanny dan Paman Quentin mendengarnya
mereka lansung menelpon polisi dan pengcaranya. Setelah polisi dan pengacara
datang mereka langsung menceritakan apa yang terjadi. Dan polisi percaya dan
langsung ke Pulau Kirrin. Setelah para penjahat tertangkap, polisi kembali ke
Pondok Kirrin serta membawa beberapa emas untuk menujukanya kepada orang tua
George. Setelah hal tersebut ayah George meminta George supaya mengatakan apa
keinginannya dan yang diminta George adalah Tim. Akhirnya ayahnya menyetujuinya.
George juga bersekolah sama dengan Anne dan akhirnya kelima sekawan itu bersama
dan akan mengalami kejadian-kejadian yang asyik di cerita lain.
Seruuu banget kan??? Nah pengen tau
gimana seri selanjutnya, follow-follow ya,, makasiiiih