Nahh,,
temman sekarang aku mau meresensi buku keduanya Enid Blyton yang Lima Sekawan.
Kenapa resensi? Karena pengen nyoba-nyoba resensi soalnya disekolah ada tugas
meresensi buku juga xixixi. Judul bukunya adalah Beraksi Kembali. Kalau buku
yang kedua ini aku dah punya hehehe yang pertama aku gak punya beliin dong,,,,
Judul :
Lima Sekawan Beraksi Kembali
Nama penulis : Enid Blyton
Nama penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tempat terbit : Jakarta
Tahun terbit : 2000
Jumlah halaman (Tebal Buku) : 240 lembar (1,5cm)
Harga buku : (kalau aku belinya) Rp 25.000
Kertas yang digunakan : Kertas koran inforsa
Warna sampul / cover : (kalau punyaku) warna ungu
Ringkasan (Ikhtisar buku) :
Nama penulis : Enid Blyton
Nama penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tempat terbit : Jakarta
Tahun terbit : 2000
Jumlah halaman (Tebal Buku) : 240 lembar (1,5cm)
Harga buku : (kalau aku belinya) Rp 25.000
Kertas yang digunakan : Kertas koran inforsa
Warna sampul / cover : (kalau punyaku) warna ungu
Ringkasan (Ikhtisar buku) :
![]() |
| Add caption |
LIMA
SEKAWAN BERAKSI KEMBALI
Julian,
Dick, Anne, George, dan Timmy adalah lima sekawan yang sangat suka berpetualang
dan selalu memecahkan misteri. Julian, Dick, dan Anne adalah kakak adik
sedangkan George adalah sepupu mereka. Timmy adalah anjing milik George yang
sangat pintar.
Pada liburan natal kali ini mereka berencana untuk menghabiskan liburan mereka di rumah Anne. Tetapi keinginan mereka tersebut tidak bisa terpenuhi, karena ibu Anne tertular penyakit jengkering dan sebagai akibatnya, ayah Anne harus masuk karantina. Mereka berlima memutuskan untuk menghabiskan liburan di rumah George, tepatnya di Pondok Kirrin. Disana ada Paman Quentin dan Bibi Fanny. Tetapi liburan mereka agak tidak menyenangkan karena ayah Anne menginginkan untuk mendatangkan guru pribadi untuk mendampingi mereka belajar selama liburan.
Disana mereka mengalami pengalaman yang hebat. Guru pribadi yang selalu mendampingi mereka itu ternyata seorang pencuri. Dia berusaha mencuri penemuan Paman Quentin yang sangat luar biasa. Tetapi dengan keberanian dan kecerdikan dari lima sekawan tersebut akhirnya pencurian dapat digagalkan. Mereka menemukan lorong bawah tanah di ruang kerja Paman Quentin dan akhirnya mereka memanfaatkannya untuk menangkap pencuri yang tidak lain adalah guru pribadi mereka.
Keunggulan buku:
Pada liburan natal kali ini mereka berencana untuk menghabiskan liburan mereka di rumah Anne. Tetapi keinginan mereka tersebut tidak bisa terpenuhi, karena ibu Anne tertular penyakit jengkering dan sebagai akibatnya, ayah Anne harus masuk karantina. Mereka berlima memutuskan untuk menghabiskan liburan di rumah George, tepatnya di Pondok Kirrin. Disana ada Paman Quentin dan Bibi Fanny. Tetapi liburan mereka agak tidak menyenangkan karena ayah Anne menginginkan untuk mendatangkan guru pribadi untuk mendampingi mereka belajar selama liburan.
Disana mereka mengalami pengalaman yang hebat. Guru pribadi yang selalu mendampingi mereka itu ternyata seorang pencuri. Dia berusaha mencuri penemuan Paman Quentin yang sangat luar biasa. Tetapi dengan keberanian dan kecerdikan dari lima sekawan tersebut akhirnya pencurian dapat digagalkan. Mereka menemukan lorong bawah tanah di ruang kerja Paman Quentin dan akhirnya mereka memanfaatkannya untuk menangkap pencuri yang tidak lain adalah guru pribadi mereka.
Keunggulan buku:
Huruf
yang digunakan untuk menulis buku ini tidak terlalu kecil, sehingga enak untuk
dibaca.
Kelemahan buku:
Kelemahan buku:
Kertas
yang digunakan agak buram, jadi mudah rusak.
Penilaian terhadap buku:
Penilaian terhadap buku:
Buku
ini sangat menarik dan sangat menghibur apabila dibaca dan dapat dibaca oleh
semua kalangan, baik anak-anak maupun remaja.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar