Jumat, 14 September 2012

Perlunya Budaya Malu


Perlunya Budaya Malu, Buang Sampah Sembarangan
Haaaaii sobat….
            Nyadar gak sih kalau dunia yang kita tempati (Indonesia ) kotor banget? Kalau menurutku kotornya-tuh kotor banget. Orang di Indonesia gak sadar kali ya. Kalau dia buang sampah sembarangan, kan berarti mengurangi kesejahteraan anak cucunya kelak. Nyaman aja gitu tidur desebelah aroma-aroma sampah.
            Jadi aku ada cerita. Dibaca, disimak, dan dimasukkan dalam hati ya.. ( ini sih Cuma karangan aja)
            Jadi, di sebuah Negara ada dua desa. Desa ini gak kayak di Indonesia yang sering terjadi perbedaan pendapat dan menimbulkan baku hantam. Tapi ceritanya disini tuh gak baku hantam cuman mereka berselisih di dalam hati. Ngerti gak maksudnya? Jadi kayak iri-irian trus suka ejek-ejekan, tapi gak sampe tawuran.
            Naaaah… suatu ketika ( kita namain jadi desa F dan desa N ). Waktu terjadi kemarau panjaaang desa N tuh kekeringan, pokoknya sengsara gitu deh warganya. Tapi kalau desa F tuh makmuuur banget. Soalnya dia udah agak modern gitu.
            Kepala desa F menyuruh rakyatnya untuk menyumbangakan sedikit harta kepada desa N, dan hanya diminta satu sendok madu aja. Trus madu itu dikumpulkan dalam sebuah gentong besaaar.
            Ada satu orang yang curang. Dia bukannya menyumbangkan madu tetapi dia malah memberi air putih. Dia berfikir “kan yang lain nyumbang madu, saya kan satu sendok air. Gak papa kan gak kelihatan”. Waktu saatnya telah tiba, kepala desa memeriksa isi gentong. Betapa terkejutnya dia ternyata semua rakyatnya memberi air putih. Tidak ada sama sekali madu yang ditemukan dalam gentong. Full air putih.
            Nahhh sama seperti cerita diatas, begitu juga warga Indonesia. Mereka befikir “kan Cuma 1 ini yang dibuang” padahal semua orang melakukan hal yang sama dan berulang-ulang ( kalian kayak gini gak nih, kapan-kapan jangan diulangi ya, kapan-kapan kalau gak ada tempat sampah disimpen dulu sampahnya kalau ketemu tempat sampah baru dibuang).
            Kondisi sampah di ibukota memang mengerikan… kalau mau dihitung penduduk DKI Jakarta dapat membangun Candi Borobudur dari tumpukan sampah, yang dikiumpulkan selama dua hari saja teman-teman. Dalam 1 tahun, DKI Jakarta dapat menciptakan kurang lebih 185 buah Candi Borobudur dari tumpukan sempah yang kita hasilkan. Jadi kurangi konsumsi kamu. Konsumsi sekecil apapun pasti menghasilkan sampah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar